Rabu, 25 Oktober 2017

struktur pada tumbuhan


LAPORAN IPA
“STRUKTUR PADA TUMBUHAN”



Hasil gambar untuk logo smp 1 wonosari


                                                        Disusun Oleh:
                                 1.Athira Prameshnira Ivana (03) / VIII E
                                 2.Latifah Hanun (11) / VIII E
                                 3.Naswa Malika Salsa Sabilla (16) / VIII E
                                 4.Timur Priambada (21) / VIII E







SMP N 1 WONOSARI
Tahun Pelajaran 2017/2018


Pengamatan Struktur Akar, Batang, dan Daun


Alat :
1. Mikroskop
2. Cutter mini
3. Kaca Preparat
4. Gelas Beaker
5.  Pipet Tetes

Bahan:
1. Air
2. Tauge
3. Daun Pandan

Langkah Kerja :
1. Siapkan Alat dan Bahan
2. Amatilah bentuk akar dan batang pada Tauge
      3.Identifikasilah, akar dan batang pada Tauge tersebut
      4.Buatlah sayatan melintang pada akar  dan batang dari Tauge tersebut menggunakan silet (Usahakan     irisan setipis mungkin)
      5.Letakkan sayatan akar  dan batang pada kaca benda, kemudian tetesi dengan air.
      6.Tutuplah kedua kaca benda tersebut dengan kaca penutup.
      7.Amatilah kedua preparat yang telah dibuat menggunakan mikroskop dengan perbesaran 40 kali.
8    8.Lalu foto atau gambar yang telah diamati


LAMPIRAN 






Mikroskop  
Daun Pandan
Tauge


Stuktur Batang

Kaca Preparat
Gelas Beaker dan Pipet Tetes
Anggota Kelompok

Struktur Daun
Stuktur Akar




          




PENJELASAN ULANG

1.       Perbedaan Anatomi Akar Monokoti dan Dikotil

A.      Akar monokotil (anatomi)
·         Batas ujung akar dan kaliptra jelas
·         Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel
·         Punya empulur yang luas sebagai pusat akar
·         Tidak ada kambiumnya
·         Jumlah lengan protoxilem banyak (lebih dari 12)
·         Letak xilem dan floem berselang-seling

B.      Akar dikotil (anatomi)
·         Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
·         Perisikel terdiri dari 1 lapis sel
·         Tidak punya empulur / empulurnya sempit
·         Mempunyai kambium
·         Jumlah lengan xilem antara 2-6
·         Letak xilem di dalam dan floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)
Struktur Anatomi Akar Dikotil
Secara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringan dasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akar sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang tersusun berselang-seling. Struktur anatomi akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda.
Secara morfologi, kayaknya antara dikotil dan monokotil tidak ada bedanya. Cuma, tanaman monokotil akarnya serabut dan tanaman dikotil akarnya tunggang.floem di luar (dengan kambium sebagai pembatas)
Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.
Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela.
2.       Perbedaan Anatomi Batang Monokotil dan Dikotil
A.      Batang monokotil (anatomi)
Tidak bercabang-cabang, pembuluh angkut (xilem-floem) tersebar, tidak punya jari-jari empulur, tidak ada kambium vaskular sehingga tidak dapat membesar, empulur tidak dapat dibedakan di daerah korteks.
Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar, dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipun demikian, ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder, misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp)
B.      Batang dikotil (anatomi)        
Bercabang-cabang, pembuluh angkut teratur, punya jari-jari empulur, mempunyai kambium vaskular sehingga dapat membesar, dapat dibedakan antara daerah korteks dan empulur, ada kambium di antara xilem dan floem.
Struktur Anatomi Batang
Secara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang terdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.
3.       Perbedaan Anatomi Daun Monokotil dan Dikotil
Daun pada banyak dikotil (dan sebagian monokotil) bersifat dorsiventral, yaitu memiliki permukaan atas (adaxial) dan bawah (abaxial) yang berbeda secara morphologis.
1.Epidermis atas terdiri dari satu lapis sel, berbentuk persegi, dinding terluarnya ditutupi oleh kutikula, dan tidak mengandung kloroplas. Beberapa stomata, jika ada, dapat ditemui pada epidermis atas.
2.Mesofil Palisade. Terletak persis di bawah epidermis atas dan terdiri dari satu atau lebih lapisan yang agak sempit, sel–sel berdinding tipis yang sangat berdekatan, sel–sel persegi memanjang ke arah epidermis. Masing– masing sel terdiri dari banyak kloroplas. Ada system yang telah terbentuk dari ruang antar sel melalui jaringan ini.
3.Mesofil bunga karang (spongy mesophyll). Terdiri dari sel berdindingtipis, longgar, bentuk tidak teratur, dimana banyak ruang antar sel. Kloroplas ada di sel–sel ini, tapi dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan sel palisade.
4.Epidermis bawah, serupa dalam struktur permukaan atas, tapi memilikibanyak stomata. Tiap pori stomata terbuka ke arah ruang antar sel besaryang disebut ruang substomata atau cavity.
5.Sistem vaskular. Potongan ke arah daerah midrib menunjukkan bentukxylem seperti bulan sabit ke arah permukaan atas daun dan floem ke arah permukaan bawah. Di atas dan di bawah benang vaskuler,m di sebelah epidermis atas dan bawah, jaringan mesofil digantikan oleh sel–sel kolenkim yang meningkatkan kekuatan mekanis daun.

Struktur Anatomi Daun


Daun tumbuhan tersusun atas epidermis yang berkutikula dan terdapat stomata atau trikoma. Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotil dapat dibedakan. Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil) dapat dibedakan atas jaringan pagar dan bunga karang, tidak demikian halnya pada monokotil khususnya famili Graminae. Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang terdapat pada tulang daun.

Minggu, 15 Oktober 2017

MODIFIKASI AKAR

10 tumbuhan yang akarnya mengalami modifikasi bentuk/struktur dan fungsinya:

1. Wortel (Daucus carota)
 Hasil gambar untuk WORTEL BUSUK
Wortel memiliki modifikasi akar untuk menyimpan makanan. Akar wortel mengembang berbentuk kerucut dengan warna oranye, karena kaya beta karoten, sebagai bahan Vitamin A.

2. Kentang (Solanum tuberosum)
 Hasil gambar untuk kentang terbesar di dunia
Kentang memiliki akar yang mengembang karena menyimpan sari pati (karbohidrat). Sari pati ini digunakan kentang sebagai cadangan makanan. Selain itu umbi juga digunakan untuk berkembang biak secara vegetatif.

3. Singkong (Manihot utilissima)
 Hasil gambar untuk SINGKONG
Singkong memiliki akar yang termodifikasi menjadi umbi untuk menyimpan makanan dalam bentuk karbohidrat.

4. Ketela rambat (Ipomoea batatas)
 Gambar terkait
Ketela rambat memiliki akar yang termodifikasi menjadi umbi untuk menyimpan makanan dalam bentuk karbohidrat.

5. Kacang tanah (Arachis hypogaea)
 Hasil gambar untuk KACANG TANAH
Akar kacang tanah mengalami modifikasi sehingga menyimpan biji hasil penyerbukan, yang digunakan untuk berkembang biak secara generatif. Perkembangan biji di akar ini disebut dengan geokarpi.

6. Kacang bogor (Vigna subterranea)
 Hasil gambar untuk kacang bogor
Sama dengan kacang tanah, akar kacang bogor juga digunakan unruk perkembangan biji. Kacang bogor adalah kerabat kacang tanah dan berasal dari Afrika.

7. Mangrove merah (Rhizophora mangle)
 Hasil gambar untuk mangrove merah
Akar mangrove merah beradaptasi sehingga muncul di permukaan tanah. Fungsi adaptasi ini adalah agar bisa bernafas dan menghirup udara, karena tanah tempat hidup magrove berada di pesisir yang tergenang air laut.

8. Tali putri (Cuscuta sp)
 Hasil gambar untuk tali putri
Tali putri menggunakan akarnya untuk mengikat diri ke tanaman inang. Tali putri adalah tanaman parasit yang menghisap nutrisi dari tanaman inang.

9. Lobak (Raphanus sativus)
 Hasil gambar untuk lobak
Lobak memiliki akar yang dimodifikasi untuk menyimpan makanan.

10. Lada (Piper nigrum)
 Hasil gambar untuk tumbuhan lada
Lada adalah tanaman merambat. Akara lada dimodifikasi sehingga dapat merambat dengan mencengkeram tanaman inang atau batang penyangga
                                                                                            https://brainly.co.id/tugas/1041523

struktur pada tumbuhan

LAPORAN IPA “STRUKTUR PADA TUMBUHAN”                                                         Disusun Oleh:              ...